ADUQ BANDAR POKER BANDAR66 BANDARQ BERITA KESEHATAN BERITA UNIK BERITA VIRAL CAPSA SUSUN DOMINOQQ INFO KEMENANGAN POKER SAKONG TIPS & TRICK

Hal yang Bisa Menghalangimu Bahagia

PINOQQ LOUNGE – Hal yang Bisa Menghalangimu Bahagia. Kebahagiaan menjadi salah satu tujuan hidup bagi setiap manusia. Meski telah berjuang mencarinya, terkadang tidak sedikit orang yang masih sulit merasa bahagia, bahkan ketika mereka sudah mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Sangat mudah untuk menyalahkan faktor eksternal sebagai penyebabnya. Namun, boleh jadi tanpa di sadari kamulah yang selama ini menjadi penghalang diri mu untuk bahagia. Entah itu pola pikir yang negatif, maupun perilaku tidak sehat.

Daripada terus mencari kesalahan dari luar, cobalah untuk melihat ke dalam semua hal yang menghalangimu untuk bahagia dan berusahalah untuk melepasnya secara perlahan. Berikut adalah beberapa hal yang menghalangi kebahagiaanmu.

1. Sering membandingkan diri dengan orang lain

6 Hal yang Bisa Menghalangimu untuk Bahagia, Sering Tak Disadari!

Membandingkan diri sendiri dengan orang lain menjadi salah satu hal yang bisa membuatmu sulit bahagia. Di mana, kamu merasa silau dengan pencapaian dan nasib orang lain. Namun perlu di ingat, bahwa perilaku tersebut akan memunculkan rasa rendah diri dan tidak percaya diri.

Hal tersebut sering diperparah dengan adanya media sosial yang sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Di mana, ada banyak orang dengan mudah membagikan aktivitas atau sesuatu yang cenderung dibanggakan oleh orang lain.

Akan tetapi, ingatlah bahwa kamu memegang kendali penuh atas dirimu sendiri. Daripada melihat kebahagiaan orang lain terus-menerus, lebih baik fokus mencari tahu apa yang benar-benar memberimu kebahagiaan dan makna dalam hidup. Dikutip Huffpost, Olyse Santilli, selaku penulis dan pelatih kehidupan, setuju bahwa kamu perlu menerima segala sesuatu berbeda dan ingatlah keberagaman bisa membuat hidup menjadi menarik.

2. Memandang segala sesuatu dengan negatif

6 Hal yang Bisa Menghalangimu untuk Bahagia, Sering Tak Disadari!

Amy Morin, LCSW, selaku pekerja sosial klinis berlisensi dan psikoterapis, dilansir Psychology Today, mengatakan bahwa pola pikir yang negatif merupakan penyebab umum orang merasa buruk bahkan ketika hal-hal baik terjadi. Misalnya, saat kamu merasa tidak pantas mendapat kesuksesan.

Kamu mungkin sulit untuk merayakan kesuksesanmu ketika kamu merasa tidak layak atas pencapaian yang sudah diraih atau berpikir kalau atasanmu mungkin melebih-lebihkan kemampuan yang kamu miliki. Apa pun alasannya, berpikir bahwa kamu tidak pantas untuk bahagia, tentu akan menghalangimu untuk menerima kebahagiaan.

“Melihat hal negatif dalam setiap situasi yang mungkin terjadi dan menyangkal pemikiran serta komentar positif apa pun dari orang lain kepadamu, tidak akan bisa membuat hidupmu menjadi lebih baik,” ujar seorang psikolog, Nicole Martinez Psy.D., LCPC, dikutip Bustle.

3. Terlalu keras pada diri sendiri

6 Hal yang Bisa Menghalangimu untuk Bahagia, Sering Tak Disadari!

Terkadang, beberapa orang berusaha untuk menjadi sempurna demi mencapai kebahagiaan. Bahkan, mereka rela mengorbankan kesehatan dirinya untuk meraih kesempurnaan. Perlu diketahui, menjadi sempurna pada akhirnya akan menimbulkan ketidakbahagiaan.

Sebab, di dunia ini tidak ada yang sempurna, termasuk dirimu. Selalu berjuang untuk sesuatu yang tidak mungkin akan membuatmu merasa kurang hanya akan menimbulkan kelelahan.

Oleh karena itu, berhentilah terlalu keras pada diri sendiri. Lakukan apa yang bisa kamu lakukan sesuai kemampuanmu. Percayalah, menjalani segala sesuatu dengan sepenuh hati dan menikmati setiap prosesnya bisa membuatmu merasa lebih bahagia.

4. Menjadi people pleaser

6 Hal yang Bisa Menghalangimu untuk Bahagia, Sering Tak Disadari!

Kalau kamu sering melakukan berbagai upaya untuk mengutamakan kepentingan orang lain, bisa jadi itu pertanda bahwa kamu adalah people pleaserPeople pleaser sendiri merupakan istilah yang merujuk pada seseorang yang memiliki keinginan kuat untuk menyenangkan hati orang lain sampai rela mengorbankan diri mereka sendiri.

Menjadi people pleaser nyatanya bisa membuat kamu lelah secara fisik maupun mental. Dalam kondisi ini, kamu mungkin akan merasa tertekan apabila tidak dapat memenuhi ekspektasi mereka dan takut bila nantinya mereka tidak menyukaimu. Meskipun mengutamakan kepentingan orang lain adalah salah satu perbuatan baik, namun kamu juga perlu meluangkan waktu untuk dirimu sendiri dan tidak harus melakukan segala cara demi membantu orang di luar kemampuanmu.

Dikutip Bustle, Robi Ludwig, seorang psikoterapis dan penulis ‘Your Best Age is Now’, menyatakan bahwa mengutamakan kebahagiaan orang lain di atas kebahagiaanmu bisa menghalangimu untuk menikmati hidup. Terlalu fokus untuk memastikan segala kebutuhan orang yang kamu cintai tetap terpenuhi, mungkin membuatmu lupa untuk memenuhi kebutuhanmu sendiri.

5. Sering mengeluh

6 Hal yang Bisa Menghalangimu untuk Bahagia, Sering Tak Disadari!

Dalam kehidupan ini, segala bentuk rintangan akan datang silih berganti. Wajar bila kamu ingin mengeluh sebagai respons atas masalah berat yang tengah dihadapi. Namun, jika terus-menerus mengeluh, sikap semacam itu justru bisa menjadi penghalang kamu untuk bahagia.

Selalu mengeluh tentang semua masalah, tetapi tidak mengambil tindakan untuk mengubahnya, hanya akan membuat kesedihan, kekecewaan, dan rasa putus asa menjadi semakin kuat. Melakukan tindakan kecil, baik itu berterus terang tentang apa yang kamu butuhkan, mencari sumber masalah, atau membuat strategi untuk menyelesaikannya, setidaknya bisa membantu memperbaiki situasi serta mengubah suasana hatimu menjadi lebih baik.

6. Menyangkal emosi negatif

6 Hal yang Bisa Menghalangimu untuk Bahagia, Sering Tak Disadari!

Banyak orang keliru bahwa menghindari emosi negatif bisa menjadi salah satu cara untuk mencapai kebahagiaan. Padahal, menyangkal emosi negatif seperti kemarahan, kesedihan, kekecewaan, dan ketakutan justru dapat memperburuk emosi tersebut dan menghambat kebahagiaanmu.

Emiliana Simon-Thomas, selaku direktur sains di University of California di Berkeley’s Greater, dikutip Time, menambahkan, penting untuk melatih rasa welas asih dan menyadari ketika kamu sedang merasa buruk. Hal yang perlu dilakukan adalah mengakui dan memahami perasaan tersebut. Mempraktikkan kesadaran juga bisa membantu kamu mengenali emosi yang dirasakan dan mengatasi emosi negatif dengan cara yang sehat.

Tentunya, setiap orang ingin dapat hidup tenang dan bahagia. Namun, beberapa hal internal bisa menjadi penghalang datangnya kebahagiaan ke dalam hidupmu. Dengan mencintai diri sendiri, tidak sering mengeluh, serta mengubah pandangan ke arah positif, dapat membantu membuka jalan agar kamu bisa menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *